Artikel

Mari Bergabung dengan STAPALA

Kelompok Pencinta Alam STAPALA, mengundang seluruh mahasiswa/i STAN untuk bergabung bersama Kami, Keluarga Besar STAPALA. Yukk Kita mengarungi bersama langkah-langkah...menempuh rimba, mengarungi sungai, menyusuri pantai,memanjat tebing,menelusuri goa,menjaga lingkungan,...semua perjalanan adalah pembelajaran. Yuuk Kita daftar di Posko Stapala gedung G.112 Telp (021) 7238160, paling lambat 24 Nopember 2008.

terserah

Tetap saja, kenangan sedih masih membayangi, dan kadang-kadang melintas lewat bagaikan kabut yang sedang melayang, menahan sinar matahari dan mendinginkan kenangan akan saat-saat yang lebih bahagia. Ada kebahagiaan-kebahagiaan yang terlalu besar untuk diungkapkan dengan kata-kata, dan ada kesedihan-kesedihan yang tidak berani kupikirkan. Sambil memikirkan itu semua, aku berkata ; Mendakilah jika kamu ingin, tetapi ingat bahwa keberanian dan kekuatan tidak ada artinya tanpa kebijaksanaan, dan kecerobohan yang sekejab bisa menghancurkan kebahagiaan seumur hidup.

Obyek Wisata di TN Gunung Halimun

Di TNGHS terdapat beberapa potensi obyek wisata alam, sejarah dan aktivitas budaya masyarakat lokal yang dapat dikembangkan menjadi paket-paket kegiatan pariwisata khususnya kegiatan ekowisata, seperti :

Air Terjun (Curug)
Keindahan air terjun merupakan salah satu daya tarik yang banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pada umumnya air terjun terbentuk karena terjadinya patahan kulit bumi sehingga aliran air terpotong membentuk loncatan air sesuai prinsip aliran air dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah. TNGHS mempunyai banyak air terjun, seperti :

the sindoro through pass ( part II )

Jumat, 10 Oktober 2008

Jam ditangan saia menunjuk pukul 05.00 WIB, saia langsung bangun ambil tayamum dan shalat subuh. Keluar dari tenda suasana sudah terang tapi matahari belum tampak. Sumbing, Merapi, Merbabu, Lawu terlihat gagah menyambut pagi. Pagi ini yang beraksi adalah Chef Slamet, kami membuat pancake special ala sindoro atau dengan nama baru sebut saja trangia cake ( dari mana juga tuh nama…??? )

the sindoro through pass ( part I )

Di puncak Sindoro kesombongan kami semakin tertampar.
*sebuah catatan perjalanan pendakian G. Sindoro Jawa Tengah ( 9-10 Okt 08 )

Ngarung Jeram Cisadane Bawah...

Ngarung Jeram Cisadane Bawah...(dari nestinaonline.blogs.friendster.com)

Lomba Orienteering Brahmahardika

Ini kali pertama saya ikut lomba orienteering. Stapala (kelompok pencinta alam di kampus saya) mengirimkan dua tim. Sebenarnya saya sebagai peserta cadangan saja. Tapi, berhubung beberapa rekan tim inti berhalangan ikut, saya yang iseng ini, diberangkatkan juga. Lumayan, kapan lagi bisa jalan-jalan ke Solo tanpa membayar biaya apa-apa?

Obsesi Gunung Es dan Tragedi Pendaki Indonesia

Jakarta - Detiknews- Pungkas Tri Baruno tewas usai mendaki Gunung McKinley di Amerika Utara. 16 tahun lalu Indonesia juga sempat menangis karena kehilangan dua pendaki terbaiknya di Amerika Selatan, Norman Edwin dan Didiek Samsu Wahyu Triachdi saat pendakian
Puncak Aconcagua (6.969 m).

Keduanya mendaki Ancocagua, di Argentina pada tahun 11 Maret 1992. Pendakian ini merupakan rangkaian dari ekspedisi tujuh puncak dunia yang dilakukan Mapala UI. Sebelumnya tim Mapala UI telah menempuh perjalanan dari Cartenz Pyramid,
Kilimanjaro, McKinley dan Elbrus.

Dari buku Into The Wild

Alam liar merupakan sesuatu yang buas dan menakutkan meskipun indah. Aku menatap kagum pada bumi yang kupijak, untuk melihat hal apa yang telah dibuat Sang Pencipta di sana, bentuk, model dan bahan karya-karyaNya. Tanah yang kita injak adalah bumi yang pernah kita dengar, terbentuk dari kekacauan dan malam yang tua. Alam liar bukan halaman rumput, bukan padang rumput, atau air dan madu, atau bambu, atau rerumputan, atau tanah yang subur, atau tanah gurun.

Jalur Pendakian

Ini Jalur pendakian yang saya ambil dari beberapa sumber....
Mohon koreksinya jika ada kesalahan.

Gunung Karang

Gunung berapi Karang terletak di Pandeglang di dekat pantai barat Carita.

Jakarta - Pandeglang, turun di Pasar Pandeglang
Pasar Pandeglang - Kadu Engan yang merupakan Desa terakhir di kaki Gn Karang.
Dari situ lapor ke Kades/Kuncen (ziarah dulu) baru melanjutkan perjalanan.
Rute menanjak terus,.. tanpa sumber air (disarankan bawa dari bawah).